- Berikan Perhatian Luangkan waktu anda ketika anak anda ingin berbicara pada anda, berikan perhatian anda sepenuhnya pada apa yang sedang anak anda katakan, mungkin bagi anda sepele, tapi hal itu memberikan pesan bagi anak anda, bahwa dirinya adalah individu yang penting dan berharga. Cobalah hentikan kegiatan anda sebentar untuk memdengarkan sepenuhnya apa yang sedang ia katakan, jika mungkin anda sedang berfesbuk ria, berhentilah sejenak, atau jika anda sedang asyik menonton sinetron, matikan sejenak, atau jika anda sedang ngecek beberapa email yang masuk, hentikanlan sebentar, tentu anda tidak ingin anak anda merasa bahwa dia tidak penting kan. Atau jika anda sedang sibuk menyiapkan makan malam, anda dapat memancingnya dengan mengatakan “coba cerita sama ibu, tadi di sekolah gambar apa aja?, kalo udah selesai ceritanya ibu mau masak”. Pastikan jangan lepaskan kontak mata pada anak anda.
- Dukung anak anda untuk menghadapi resiko yang ringan Orang tua kita seringkali mendapati anak kita frustasi karena belum berhasil memasangkan gambar puzzle, sehingga seringkali ditengah-tengah bermain tiba-tiba mereka menjerit dan bahkan menangis sendiri. Apa yang perlu anda lakukan adalah, dukunglah anak anda untuk mencoba sesuatu yang baru, selama hal tersebut tidak membahayakan dirinya, minimalisir campur tangan anda untuk menjadi problem solving dalam tantangan baru yang dihadapinya. Biarkan anak anda melakukan ujicoba selama hal tersebut tidak membahayakannya. Jangan anda buru-buru mengatakan “sini, biar mama saja yang buatin” karena hal ini akan membuat anak anda tidak belajar untuk mendiri dan percaya diri.
- Biarkan kesalahan terjadi Kesalahan memberikan pelajaran berharga, dan anak anda tentu tidak luput dari kesalahan, mungkin contoh sepele yang sering terjadi, misalnya anak anda meletakkan piring terlalu dekat dengan ujung meja, tentu saja berikan gambaran padanya apa yang pernah terjadi sebelumnya dengan kondisi yang sama. Sehingga kesalahan tidak akan terulang kembali, dan memang sebagai orang tua, hal tersebut perlu diulang berkali-kali, karena tentu saja berapa kalipun kita ucapkan, kerapkali anak seringkali lalai.
- Meningkatkan kepercayaan diri sendiri Anak belajar dari hal-hal yang dilihatnya, bahkan termasuk sifat-sifat tertentu seperti kemarahan dan rasa takut. Jika Anda memiliki kepercayaan diri yang rendah, anak juga dapat tumbuh menjadi seseorang yang kurang percaya diri. Oleh karena itu, mulailah membangun kepercayaan diri anak dari diri Anda sendiri. Buatlah daftar kekurangan dan kelebihan yang Anda miliki dan cobalah untuk tidak terlalu memikirkan kekurangan tersebut dengan memaksimalkan kelebihan yang dapat menjadi kekuatan Anda.
- Menjadi cermin yang positif bagi anak Seorang anak tidak hanya mendapatkan citra diri dari apa yang dipikirkan tentang dirinya sendiri saja, tetapi juga bagaimana ia memandang dirinya melalui sudut pandang orang lain. Hal ini terutama berlaku bagi anak-anak prasekolah yang belajar tentang diri sendiri sebagian besar dari reaksi orangtuanya. Sehingga Anda perlu menjadi cerminan yang positif bagi anak Anda. Anak mungkin dapat mengartikan bahwa Anda tidak menyukainya jika ekspresi muka Anda gelisah sepanjang waktu, oleh karena itu segera atasi stres agar tidak disalah artikan oleh anak.
- Berhati-hati dalam menyampaikan kata-kata Anak juga perlu mendapatkan teguran atas kesalahannya, tetapi hal tersebut jangan disampaikan dengan kata-kata yang berlebihan. Berpikirlah sebelum Anda berbicara dan pilihlah kata-kata dengan hati-hati agar tidak menyakiti perasaannya hingga membuatnya minder. Anda cukup menunjukkan kesalahannya dan memintanya untuk tidak mengulangi lagi. Semarah apapun Anda, jangan pernah mengatakan hal-hal kasar seperti Anda tidak mencintainya atau menyesal telah melahirkannya.
- Motivasi Motivasi terus dalam setiap usaha anak. Motivasi terus dengan menggunakan kata-kata dan tindakan yang positif dan membangun. Motivasi ini untuk membangun stabilitas jiwa dan psikis anak. Motivasilah terus agar anak terus memiliki harapan dan mau belajar terus sepanjang hidupnya. Pertimbangkan kembali untuk mengatakan, “Kok, sepatunya tidak rapi”, tapi cobalah mengatakan, “katanya ingin jadi orang besar, berarti sepatunya harus rapi”.
- Luangkan waktu Anda untuk bermain bersama anak Anak membutuhkan dukungan dan perhatian dari orangtuanya. Jika Anda memiliki lebih banyak waktu untuk menemani anak bermain, Anda dapat memberikan lebih banyak masukan dan pujian kepada anak atas apa yang dilakukannya. Hal ini dapat memudahkan anak mengenali citra dirinya dan dapat memupuk rasa percaya diri.
- Membantu anak mengembangkan bakat dan keterampilan baru Prestasi adalah pembangkit rasa percaya diri yang sangat besar. Cari tahu bakat dan hobi anak Anda, kemudian dukunglah dirinya dalam mengembangkan bakatnya. Misalnya, jika anak memiliki bakat menyanyi, Anda mungkin dapat menyediakan alat karaoke atau memotivasi anak untuk bergabung dalam les vokal. Anak akan semakin percaya diri ketika memperoleh prestasi dari bakat atau kemampuan akademis lainnya. Tetapi ajarkan pula tentang kegagalan pada anak agar dirinya tidak terlalu kecewa dan minder ketika mengalami kegagalan.
- Hargai prestasi anak Anda dapat menghargai prestasi anak dengan memberikan pujian atau memasang hasil karyanya di rumah. Anda dapat membingkai hasil lukisan anak dan memasangnya di ruang keluarga agar anak bangga akan prestasinya dan semakin percaya diri.
- Rasa aman Suasana amanlah yang akan menentukan
kondisi jiwa anak. Dengan rasa aman, mereka akan mempercayai orang dan
lingkungan di sekitarnya.
Secara fisik, anak harus aman. Apabila mereka di dekat kita, maka pastikan dia akan merasa aman. Begitu juga dengan lingkungannya. Tidak ada yang akan melukai secara fisik kepadanya. Jaminan inilah yang mereka butuhkan. Secara non-fisik, anak juga harus mendapat perlakuan aman dari orang-orang di sekitarnya. Keberadaan anak, apapun yang dilakukannya, akan tetap nyaman dan aman bagi emosi dan psikis anak.
Rasa aman inilah kunci pembuka bagi terciptanya karakter terbuka bagi anak. Dia akan dengan mudah menyampaikan kisah dan suasana hatinya ketika anak merasa aman baik fisik maupun psikis. Ketika anak sudah membuka diri, maka membangun nilai dan karakter akan lebih mudah - Pendampingan Setiap anak belajar untuk tumbuh. Belajar mengenal lingkungannya. Maka pendampingan dibutuhkan oleh mereka. Anak-anak juga sedang membangun nilai bagi diri mereka sendiri. Nilai dasar bagi anak adalah “apapun boleh”. Maka, ada kecenderungan mencoba-coba hal dan sikap baru. Di sinilah letak pentingnya pendampingan. Bentuk pendampingan bisa beragam dan juga tidak ada ukuran kuantitasnya. Kualitas pendampingan jauh lebih penting. Rasa tidak percaya diri sering kali muncul ketika seseorang merasa sendiri. Supaya anak terhindar dari perasaan demikian, berikan perhatian dan luangkan waktu untuk mendampingi hal-hal yang dilakukannya.
- Timbal balik Setelah proses pendampingan, maka mengusahakan adanya timbal balik merupakan hal penting. Setidaknya, mereka bisa mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran mereka. Misalnya, bertanya tentang sesuatu yang belum mereka pahami atau yakini. Dan bertanya ini pun tentu terkait dengan tips yang pertama, yaitu rasa aman. Pastikan pada saat anak memberikan timbal balik dengan bertanya, mereka akan mendapatkan penjelasan dan rasa aman. Bukan celaan atau bahan tertawa yang akan mereka terima. Dengan timbal balik pula, mereka akan membuka kegelisahan mereka kepada kita. Dan salah satu cara terbaik adalah dengan membuka kesempatan dan pertanyaan. Ketika kita membuka dan mereka percaya, maka interaksi akan berjalan terbuka dan nyaman.
- MEMBERIKAN PENDAPAT Luangkan waktu untuk berdiskusi tentang hal-hal yang ada di sekitar anak, misalnya di sekolah. Tanyakan tentang pelajaran yang disukainya, sambil sesekali melontarkan pertanyaan, misalnya pelajaran atau guru favoritnya. Cara itu dimaksudkan untuk melatih pola pikir anak-anak dan mendorongnya untuk berani mengutarakan jawaban di depan orang lain. Bila perlu, ajak anak pergi ke sebuah tempat wisata dan minta ia menceritakan hal menarik apa saja selama disana. Dengan demikian, diharapkan si buah hati akan terbiasa untuk berbicara dan berhadapan dengan orang lain.
- APRESIASI Memberikan apresiasi atas keberhasilan anak menjadi hal penting untuk menunjukan dukungan sekaligus kasih sayang. Tidak harus sesuatu atau barang yang mahal, ucapan selamat, tepuk tangan, atau kecupab di pipi dan kening pun bias menjadi sesuatu yang bermakna bagi anak. Beri pengertian pula bahwa kegagalan bukanlah hal yang negatif, tetapi justru bias membuat seseorang menjadi lebih baik di kemudian hari dengan belajar dari kegagalan tersebut.
-
MEMAHAMI KELEBIHANOrangtua semestinya perlu mencari kelebihan, minat serta bakat si buah hati. Setelah itu, beri dukungan penuh atas hal-hal tersebut, karena bagaimanapun orang tua cenderung akan memberikan yang terbaik atas apa yang mereka sukai. Misalnya, jika anak memiliki bakat dan suka main piano, tidak ada salahnya untuk mendaftarkan mereka di kursus piano agar bakatnya bias berkembang. Jika mereka ahli di suatu bidang, rasa percaya diri tentunya akan terdongkrak pula.
- Membangun kepercayaan Kepercayaan adalah kata kunci
membangun rasa PD anak. Akan tetapi, hati-hati juga dalam memberikan
kepercayaan kepada anak. Kepercayaan yang berlebihan dan kurang
sama-sama kurang baik bagi anak. Banyak orang bilang, seperti main
layang-layang sajalah. Kadang kita ulur, kadang kita tarik.
Kepercayaan ini terutama dalam melakukan dan bertanggungjawab terhadap sebuah pekerjaan. Mulailah dari hal-hal kecil dalam mempercayakan kepada anak. Merapikan baju di lemari, menata mainan sendiri, menyimpan barang-barangnya sendiri, dan seterusnya.
Apabila kita memberikan kepercayaan kepada mereka, maka mereka akan berlatih tentang tanggung jawab. Dan apabila proses ini berhasil, bukan hanya kepercayaan diri yang akan dimiliki anak, melainkan tanggung jawab juga akan mereka miliki - Perkaya pengetahuan Teruslah memberikan mereka
pengetahuan yang cukup agar mereka mengetahui apa yang seharusnya.
Dengan memperkaya pengetahuan, maka PD akan terus terpupuk. Apabila kita
sudah terbiasa melakukan hal di atas, maka kita sempurnakan dengan doa,
insya Allah anak akan berubah lebih baik. Apabila kita belum memiliki
kebiasaan di atas, sungguh tidak salah kalau kita belajar melakukannya.
Karena, anak akan menjadi seperti apa yang mereka lihat, dengar,
rasakan, dan alami.
terimakasih - Berikan cinta anda, tanpa pamrih Rasa percaya diri anak semakin berkembang dengan ketulusan cinta yang anda berikan meski bagaimanapun tingkah polah anak anda, yang tentu saya kadang seringkali kita lepas kontrol, jikapun mungkin anak anda pernah mencelakai anak orang lain, katanya padanya misanya ‘nak, dorong-dorong temanmu itu bisa bahaya, coba lain kali jangan dorong-dorongan’, pastikan anda mengoreksi perilakunya dan bukan melabeli anak anda, misalnya dengan mengatakan ‘anak nakal..kapan kamu bisa baik..!!! selalu ingat bahwa ungkapan cinta anda adalah motivasi bagi anak anda untuk menumbuhkan kepercayaan dirinya.
- Rayakan Kemajuan Positif Orang tua harus senantiasa mengakui kemajuan-kemajuan positif yang setiap hari anak anda lakukan, misalnya, jika biasanya setiap pulang sekolah anak anda menaruh sepatunya sembarangan, kali ini dengan sendirinya dia meletakkan di rak sepatu tanpa anda suruh. Bisa jadi ketika ayahnya datang katakan padanya ‘Yah, hari ini Hilda pinter, udah bisa naruh sepatunya sendiri di rak sepatu tanpa disuruh’. Pastikan anda spesifik dalam memuji, ketimbang anda bilang ‘Good Job’, katakan padanya: ‘makasih nak kamu udah sabar menunggu’. Dengan demikian anak anda akan mengetahui bahwa dirinya berarti dan apa yang dia kerjakan adalah benar.
- Jadilah Pendengar Yang Baik Saatnya anak anda ingin bercerita, sebagai orang tua, berhentilan sejenak dan dengarkan baik-baik apa sebenarnya yang ingin anak anda sampaikan. Tentu dia ingin mengetahui bahwa apa yang sedang dia pikirkan, rasakan, inginkan dan opininya anda hargai. Bantulah anak anda untuk merasa nyaman dengan apa yang sedang dia rasakan dengan membantunya mengindentifikasikan perasaannya. Misalnya, ‘Mama ngerti kamu lagi sedih karena mesti berpisah dengan temen sekelasmu’, dengan menerima emosinya apa adanya berarti anda menghargai apa yang sedang anak anda rasakan dan membantunya memberikan label perasaan apa yang sedang dia rasakan.
- Hindari Perbandingan Ketika kita mempunyai anak lebih dari satu, secara tidak sadar seringkali kita mengatakan, ‘Kenapa sih kamu ngga bisa seperti adik?’, atau ‘Bisa ngga sih kamu anteng seperti temenmu itu?’ ungkapan seperti ini hanya akan mengingatkan anak anda bahwa dia hidup yang memaksanya untuk selalu berkompetisi. Meskipun ungkapan tersebut bersifat positif misanya ‘Kamu yang terbaik’, sebetulnya membuat anak akan sulit keluar dari label yang anda berikan tadi. Jadi sebagai orang tua, terimalah kepribadian anak anda secara apa adanya, ingatkan diri anda bahwa setiap anak adalah individu yang uniq, karena dalam keunikan yang tersendiri itulah ada kelebihan yang mungkin tidak di miliki oleh orang lain.
- Tawarkan Empati Jika anak anda membandingkan dirinya sendiri dengan kawan-kawannya yang mahir dalam suatu hal, Misalnya suatu waktu dia mengatakan pada anda, ‘Ma, kenapa tulisanku ngga bsia bagus seperti Sofia?’ tunjukkan padanya empati anda, dan tunjukkan padanya salah satu kepintarannya yang tidak dimiliki teman-teman lainnya. Misalnya dengan mengatakan, ‘Betul nak, tulisan Sofia bagus, dan kamu bagus lukisannya’, dengan demikian anak anda akan belajar bahwa setiap individu mempunyai kekurangan dan kelebihan, dan dia tidak perlu merasa kurang dalam suatu hal yang tidak dapat dia lakukan.
- Berikan Kata-Kata Dorongan atau Penyemangat Setiap anak membutuhkan support dari orang-orang yang dia sayangi, yang dari support tersebut memberikan sinyal positif baginya, seakan-akan support tersebut adalah ungkapan ‘Mama percaya kamu, Mama bisa lihat usaha besarmu, ayo teruskan nak..’ Dorongan kata-kata penyemangat artinya pengakuan atas sebentuk usaha yang sedang anak anda lakukan, tidak hanya memberikan hadiah atas usahanya. Maka jika anak anda sedang berusaha belajar mengeja, katakan padanya ‘Ayo nak, mama tau kamu udah berusaha keras untuk mengeja kata-kata itu, dan kamu hampir bisa membaca semuanya’, ungkapan demikian akan memotivasi anak anda untuk percaya pada kemampuan yang dia miliki. Ada perbedaan besar antara pujian dan dorongan, pujian dapat menjadikan anak merasa bahwa dia hanya yang terbaik, jika dia mengerjakannya secara sempurna, sementara dorongan, artinya anda mengakui usaha yang sedang dia lakukan. Sebaiknya anda katakan ‘Coba cerita gambar apa hari ini di sekolah?’ ketimbang anda mengatakan ‘Gambar terbagus yang pernah mama lihat’. Terlalu banyak pujian akan melemahkannya untuk menghargai dirinya sendiri, karena dengan demikian akan menjadi tekanan baginya untuk selalu mendapatkan pujian dari orang lain. Maka berilah porsi pujian untuk anak anda secara bijaksana dan berikan dorongan secara terus-menerus, karena dengan dorongan anak anda akan merasa nyaman pada dirinya sendiri.
- Biarkan anak memilih teman-temannya sendiri Anak yang percaya diri tidak akan mengalami kesulitan dalam bergaul dengan orang lain, sehingga biarkan dirinya memilih teman-temannya sendiri. Hal ini juga menjadi salah satu sarana pembelajaran agar anak tidak minder. Anda cukup mengontrol pergaulan anak, jangan sampai dirinya bergaul dengan anak yang berkelakuan negatif seperti merokok dan sebagainya.
Featured Posts
Rabu, 26 Maret 2014
25 Tips Dahsyat Untuk Membangun Rasa Percaya Diri Anak
Tips Agar Anak Menjadi Pintar dan Membanggakan
Berikut ini adalah 5 Tips Agar Anak Menjadi Pintar dan Membanggakan yang bisa anda lakukan dalam membimbing anak untuk masa depannya. Kunci sukses untuk menjadi pintar memang cuma satu, yakni dengan belajar. Namun tau kah anda bahwa kecerdasan anak bisa dilatih dan dipancing di usia-usia balita ke bawah? Berikut adalah beberapa Tips Agar Anak menjadi Pintar yang bisa anda coba aplikasikan.
1. Dalam 6 bulan pertama setelah kelahiran si bayi, usahakan untuk
memberinya asupan gizi murni dari ASI saja. Karena ASI terbukti mampu
membantu merangsang perkembangan otak dan sitem kerja tubuh bayi yang
lain.
2. Berikan ilmu pengetahuan apapun sejak dini. Bayi memang masih belum
bisa kita ajak berbicara. Namun mereka memiliki daya tangkap yang masih
bagus. Oleh karena itu anda tidak perlu khawatir jika bayi anda akan
semakin bingung saat mendapat berbagai pengetahuan.
3. Ajarkan permainan yang edukatif. Usia anak adalah usia di mana mereka
masih sangat gemar bermain. Gunakan hal ini sebagai media pengasahan
otak anak-anak anda. Mengajarkan permainan yang membutuhkan kreatifitas
otak akan sangat bermanfaat bagi anak anda di kemudian hari.
4. Asupan gizi yang cukup untuk anda saat mengandung dan untuk anak saat
telah lahir. Makanan yang anda makan akan diserap juga oleh janin di
kandungan anda. Dengan memenuhi kebutuhan tubuh anak anda, semua fungsi
tubuh akan bekerja secara maksimal dan bayi akan sehat.
5. Dekatkan bayi anda dengan banyak orang. Hal ini dapat melatih
keberanian bayi dan dipercaya dapat meningkatkan rasa percaya diri di
kemudian hari. Dengan begitu, saat tumbuh dewasa nanti dia bisa dengan
mudah beradaptasi dengan orang-orang dan lingkungan di sekitarnya.
7 Tips Cerdas agar Disayang Orang Tua
7 Tips Cerdas agar Disayang Orang Tua
Salah satu kunci keberhasilan seseorang dalam mengarungi kehidupan ini
adalah keridhaan orang tua. Percaya atau tidak memang seperti itulah
kenyataannya. Secara naluri kita terhubung langsung dengan orang tua
kita, misalnya ketika kita ada apa-apa biasanya yang mersakan firasat
tidak enak adalah orang tua, ini membuktikan bahwa kita benar-benar ada
kaitan erat dengan beliau.
Keterkaitan itu apabila positif akan melancarkan jalan kesuksesan kita,
namun apabila negatif maka akan menghambat jalan sukses kita.
Berikut merupakan tips agar kita mendapatkan tempat yang istimewa di
hati orang tua kita:
1. Berdo'a kepada Tuhan
Do'a memang sangat dahsyat pengaruhnya, dan merupakan senjata tercanggih
sepanjang masa, tak lekang oleh waktu keampuhannya. Do'a agar kita
menjadi anak yang baik dan soleh, berbakti kepada orang tua kita.
2. Mendengarkan Perkataannya
Orang tua memiliki semacam hak untuk kita muliakan, memang begitu pada
prinsipnya, karena secara langsung orang tualah yang merawat,
membesarkan dan mendidik kita sampai memiliki tulang yang keras dan
kepandaian yang brillian. Disaat kita mendengarkan perkataan mereka atau
dengan kata lain tidak membantah dan mengatakan "ah" maka disaat itu
mereka akan merasa senang.
3. Pandai-pandailah Menyiasati Perasaan
Dalam kehidupan terkadang kita merasa orang tua terlalu ini dan terlalu
itu, tidak sesuai keinginan kita. Maka perasaan semacam ini memang
terkadang timbul namun kita jangan mau larut dalam perasaan yang salah.
Kita harus bisa menyiasati agar bisa sejalan antara pemikiran kita dan
pemikiran orang tua.
4. Berilah Senyuman Tulus dan Wajah yang Cerah
Senyum mungkin kita anggap sepele, namun secara psikis ini sangat
berpengaruh kepada kejiwaan seseorang, termasuk kita dan orang tua kita.
Biasakanlah untuk tampil senyum dan secerah mungkin wajah di hadapan
orang tua.
5. Beri Orang Tua Hadiah
Kalau kita memiliki kelebihan usahakanlah untuk memberikan orang tua
hadiah, yang membuat mereka senang. Misalnya kalau kita tahu orang tua
suka makan apel maka sekali waktu kita belikan apel atau yang lainnya.
6. Jangan Terlalu Menuntut di luar batas Kemampuan Orang Tua
Terkadang kita jika melihat teman punya sesuatu maka kita ingin seperti
itu juga dengan memaksakan kepada orang tua untuk membelikannya, padahal
kita tidak butuh sekali barang atau sesuatu tersebut.
7. Tempatkan Orang Tua di Urutan ke 3
Urutan ke 3 yang dimaksud adalah kita menempatkan Tuhan di urutan
teratas, Utusan Tuhan yang Mulia di urutan ke dua, barulah orang tua
diurutan ke 3, artinya apa? artinya adalah apapun yang bertentangan
dengan perintah Tuhan apabila diperintah orang tua maka kita menolak
perintah orang tua dengan cara yang teramat sangat halus. Untuk menolak
dengan halus ini diperlukan sedikit kecedasan kita untuk mengelolanya.
Cara terbaik dalam membalas kebaikan dan kasih sayang orangtua
Kasih orangtua sepanjang jalan, namun kasih anak hanya sepanjang
galah. Peribahasa tersebut mungkin benar adanya karena kita tidak akan
pernah bisa membalas seluruh kebaikan dan kasih sayang mereka dalam
hidup kita. Beragam carapun mulai dilakukan dari memberi perhatian
sampai memberi materi, namun masih ada beberapa cara lain yang bisa kita
lakukan untuk membalas kebaikan orangtua selain memberi materi. Apa
saja caranya? Perhatikanlah tips-tips berikut ini untuk membalas
kebaikan dan kasih sayang orang tua anda.
1. Menjadi sukses
Tujuan orangtua mendidik dan menyekolahkan kita di pendidikan terbaik tentu adalah karena ia ingin agar suatu saat kita menjadi sukses dan berguna bagi masyarakat. Jika kita sukses tentu akan menjaga nama baik dan martabat keluarga, selain itu kitapun juga bisa ikut membantu mengangkat beberapa anggota keluarga yang lain agar ikut sukses. Dengan begitu orangtua kitapun akan ikut bahagia melihat kita yang bukan hanya ingin membahagaiakan diri sendiri tapi juga ikut membahagiakan orang lain.
2. Mengajak berlibur atau jalan-jalan
Curahan materi yang anda berikan pada orangtua tak ada artinya tanpa perhatian khusus dari anda. Karena di usia mereka yang kian senja tentu mereka akan merasa kesepian dan membutuhkan perhatian dari orang-orang yang mereka cintai. Dengan mengajak mereka berlibur bersama anda ke tempat wisata atau jalan-jalan menikmati kuliner yang baru tentu akan menjadi wujud nyata dari kasih sayang anda kepada orangtua.
3. Memberikan kejutan
Sewaktu kecil kita sangat menyukai kejutan yang diberikan oangtua kepada kita. Tentunya mereka juga akan sangat menyukai kejutan apapun yang kita berikan kepadanya. Di hari yang spesial seperti hari ulang tahun atau hari spesial lainnya tentu akan menjadi momen yang pas untuk memberikan kejutan tersebut. Mulai dari hadiah religius seperti umroh atau naik haji sampai hadiah spesial seperti rumah atau kendaraan akan membuat mereka lebih bahagia dengan kejutan anda yang penuh cinta dan kasih sayang.
Mungkin apapun yang kita berikan kepada orangtua selalu berhubungan dengan materi. Namun patut disadari bahwa orangtua kita bukan hanya menginginkan materi namun juga kasih sayang dan perhatian anda kepadanya, seperti yang pernah ia berikan kepada kita sewaktu masih kecil.
READ MORE - Cara terbaik dalam membalas kebaikan dan kasih sayang orangtua
1. Menjadi sukses
Tujuan orangtua mendidik dan menyekolahkan kita di pendidikan terbaik tentu adalah karena ia ingin agar suatu saat kita menjadi sukses dan berguna bagi masyarakat. Jika kita sukses tentu akan menjaga nama baik dan martabat keluarga, selain itu kitapun juga bisa ikut membantu mengangkat beberapa anggota keluarga yang lain agar ikut sukses. Dengan begitu orangtua kitapun akan ikut bahagia melihat kita yang bukan hanya ingin membahagaiakan diri sendiri tapi juga ikut membahagiakan orang lain.
2. Mengajak berlibur atau jalan-jalan
Curahan materi yang anda berikan pada orangtua tak ada artinya tanpa perhatian khusus dari anda. Karena di usia mereka yang kian senja tentu mereka akan merasa kesepian dan membutuhkan perhatian dari orang-orang yang mereka cintai. Dengan mengajak mereka berlibur bersama anda ke tempat wisata atau jalan-jalan menikmati kuliner yang baru tentu akan menjadi wujud nyata dari kasih sayang anda kepada orangtua.
3. Memberikan kejutan
Sewaktu kecil kita sangat menyukai kejutan yang diberikan oangtua kepada kita. Tentunya mereka juga akan sangat menyukai kejutan apapun yang kita berikan kepadanya. Di hari yang spesial seperti hari ulang tahun atau hari spesial lainnya tentu akan menjadi momen yang pas untuk memberikan kejutan tersebut. Mulai dari hadiah religius seperti umroh atau naik haji sampai hadiah spesial seperti rumah atau kendaraan akan membuat mereka lebih bahagia dengan kejutan anda yang penuh cinta dan kasih sayang.
Mungkin apapun yang kita berikan kepada orangtua selalu berhubungan dengan materi. Namun patut disadari bahwa orangtua kita bukan hanya menginginkan materi namun juga kasih sayang dan perhatian anda kepadanya, seperti yang pernah ia berikan kepada kita sewaktu masih kecil.
10 Sifat yang Membuat Orang Tertarik
1. Petualang
Orang yang suka berpetualangan tak takut dengan tantangan yang ada di luar dirinya. Mereka melihat dunia sebagai tempat yang menarik untuk dijelajahi. Dengan begitu, mereka bisa menemukan hal yang tak ditemukan orang lain.
2. Dermawan
Orang yang memiliki sifat dermawan senang membagikan apa yang dimilikinya pada orang lain, baik secara materi maupun ilmu. Hal ini membuat seseorang disukai oleh orang lain.
3. Aktif
Jangan pernah senang berada dalam zona yang nyaman dan stagnan. Carilah selalu langkah selanjutnya untuk lebih maju dan berkembang.
4. Unik
Setiap orang dilahirkan dengan sifat yang berbeda satu sama lain. Temukan keunikan diri Anda dan kembangkan. Jangan takut untuk menjadi berbeda. Keunikan diri akan membuat seseorang semakin terlihat menarik.
5. Perhatian
Jika Anda tidak memperhatikan orang atau lingkungan sekitar Anda, jangan harap untuk mendapatkan perhatian dari orang lain. Apa yang Anda tanam itulah yang Anda tuai. Jadi mulai sekarang biasakan diri untuk bersikap baik pada semua orang dan perhatikan lingkungan sekitar Anda.
6. Rendah hati
Jangan sombong. Kesombongan hanya akan membawa Anda jatuh. Begitu juga dengan ego. Terkadang go bisa menghalangi Anda mendapatkan ide yang hebat. Setinggi apapun jabatan atau kedudukan Anda, tetaplah bersikap rendah hati. Ini akan membuat Anda menjadi favorit orang di sekitar Anda.
7. Pantang menyerah
Jangan takut gagal. Setiap kali gagal, selalu ingat untuk bangkit lagi dan maju. Coba dan coba lagi. Jangan pernah menyerah.
8. Jadi diri sendiri
Jangan jadi bebek yang hanya bisa mengikuti rombongan. Anda juga harus berani untuk jadi diri sendiri. Tunjukkan sisi diri anda sepenuhnya, apa yang ada dalam pikiran Anda. Orang yang menjadi diri sendiri akan menunjukkan tingkat percaya diri tinggi. Ini menarik bagi orang lain.
9. Berani
Untuk menaklukkan segala tantangan seseorang harus memiliki keberanian. Begitu juga untuk menjadi diri sendiri dan unik. Orang yang berani akan memberikan inspirasi bagi orang lain, dan ini membuat mereka tampak menarik.
10. Percaya diri
Jangan biarkan komentar negatif yang dilontarkan orang lain mengganggu Anda. Selama Anda tahu apa yang Anda lakukan benar dan tidak menyalahi apapun serta tak merugikan orang lain, maka percayalah pada diri sendiri dan maju terus. Jangan biarkan orang lain mendikte Anda.
Itulah beberapa sifat yang bisa membuat Anda menjadi orang yang menarik. Terus kembangkan 10 sifat di atas dna bersikap positif pada semua orang. Tak lama lagi Anda akan memperhatikan banyak orang yang mulai tertarik pada Anda.
READ MORE - 10 Sifat yang Membuat Orang Tertarik
Orang yang suka berpetualangan tak takut dengan tantangan yang ada di luar dirinya. Mereka melihat dunia sebagai tempat yang menarik untuk dijelajahi. Dengan begitu, mereka bisa menemukan hal yang tak ditemukan orang lain.
2. Dermawan
Orang yang memiliki sifat dermawan senang membagikan apa yang dimilikinya pada orang lain, baik secara materi maupun ilmu. Hal ini membuat seseorang disukai oleh orang lain.
3. Aktif
Jangan pernah senang berada dalam zona yang nyaman dan stagnan. Carilah selalu langkah selanjutnya untuk lebih maju dan berkembang.
4. Unik
Setiap orang dilahirkan dengan sifat yang berbeda satu sama lain. Temukan keunikan diri Anda dan kembangkan. Jangan takut untuk menjadi berbeda. Keunikan diri akan membuat seseorang semakin terlihat menarik.
5. Perhatian
Jika Anda tidak memperhatikan orang atau lingkungan sekitar Anda, jangan harap untuk mendapatkan perhatian dari orang lain. Apa yang Anda tanam itulah yang Anda tuai. Jadi mulai sekarang biasakan diri untuk bersikap baik pada semua orang dan perhatikan lingkungan sekitar Anda.
6. Rendah hati
Jangan sombong. Kesombongan hanya akan membawa Anda jatuh. Begitu juga dengan ego. Terkadang go bisa menghalangi Anda mendapatkan ide yang hebat. Setinggi apapun jabatan atau kedudukan Anda, tetaplah bersikap rendah hati. Ini akan membuat Anda menjadi favorit orang di sekitar Anda.
7. Pantang menyerah
Jangan takut gagal. Setiap kali gagal, selalu ingat untuk bangkit lagi dan maju. Coba dan coba lagi. Jangan pernah menyerah.
8. Jadi diri sendiri
Jangan jadi bebek yang hanya bisa mengikuti rombongan. Anda juga harus berani untuk jadi diri sendiri. Tunjukkan sisi diri anda sepenuhnya, apa yang ada dalam pikiran Anda. Orang yang menjadi diri sendiri akan menunjukkan tingkat percaya diri tinggi. Ini menarik bagi orang lain.
9. Berani
Untuk menaklukkan segala tantangan seseorang harus memiliki keberanian. Begitu juga untuk menjadi diri sendiri dan unik. Orang yang berani akan memberikan inspirasi bagi orang lain, dan ini membuat mereka tampak menarik.
10. Percaya diri
Jangan biarkan komentar negatif yang dilontarkan orang lain mengganggu Anda. Selama Anda tahu apa yang Anda lakukan benar dan tidak menyalahi apapun serta tak merugikan orang lain, maka percayalah pada diri sendiri dan maju terus. Jangan biarkan orang lain mendikte Anda.
Itulah beberapa sifat yang bisa membuat Anda menjadi orang yang menarik. Terus kembangkan 10 sifat di atas dna bersikap positif pada semua orang. Tak lama lagi Anda akan memperhatikan banyak orang yang mulai tertarik pada Anda.
10 Hal Yang Dapat Membuat Kita Bahagia Setiap Hari
Aplikasikan kesepuluh poin ini dalam
kehidupan sehari-hari dan lihat bagaimana bahagia itu gampang diraih.
Tidak perlu harus punya uang banyak dulu supaya bahagia, tidak perlu
jadi slim dan slender dulu supaya bahagia. Tidak harus cakep dan good
looking dulu supaya kita bisa mengecap kebahagiaan.
Menjadi bahagia adalah pilihan
mudah. Tapi entah kenapa manusia sering membuat target-target besar
untuk bisa menjadi bahagia. Padahal dengan bahagia sekarang, maka dalam
prosesnya target-target itu justru lebih gampang diraih.
Kalo menurut buku the secret-nya,
Rhonda Byrne, proses yang disertai kebahagiaan akan membuat pekerjaan
kita “terilhami” dan kerja yang terilhami mampu membuat orang bekerja
keras tapi tidak terasa capai, semuanya terasa fun dan menyenangkan.
Tidak heran jika target-target besar pun bisa dicapai bukan ?
10 Hal Yang Dapat Membuat Kita Bahagia Setiap Hari
- Ucapkan terima kasih
ucapkan dengan tulus dari diri anda.
misalnya pada bagian cleaning service di kantor ketika anda berpapasan
di toilet, pada kondektur bus yang menagih ongkos, pada orang yang
memberi jalan bagi mobil/motor anda (acungkan jempol padanya) , dll
- Traktir
tawarkan rokok, sebutir permen, atau
brang-barang lain yang bisa anda bagikan pada orang-orang di sekeliling
bro/sis, bahkan mungkin pada orang-orang yang tidak anda kenal. saya
memerhatikan kebiasaan para perokok di angkot/bus/ruang tunggu, meski
merokok di tempat umum itu tidak baik bagi kesehatan, tapi banyak
perokok aktive yang tanpa sadar memraktekkan poin kedua ini
- Berikan pelukan pada keluarga
‘bagi masyarakat di sisi dunia lain,
mendekapkan tubuh satu sama lain pada orang lain bahkan orang asing
bukan hal yang taboo, bahkan sebuah keniscayaan. tapi di indonesia ini
yang budayanya terbalik 180 derajat ya tentu saja bermasalah jika kita
memeluk orang lain begitu saja. Peluklah ayah, bunda, kakek, nenek,
saudara, dan sanak kerabat anda dengan mesra dan biarkan mereka tahu
betapa sayangnya bro/sis pada mereka
- Lakukan hal-hal yang anda sukai
setelah sibuk bekerja, anda bisa melongok
sejenak hobi anda. hobi yang mungkin bagi orang lain tidak masuk akal
tapi jika membuat anda bahagia, lakukan saja…
- Lakukan hal-hal kecil yang menyenangkan orang lain
kalau di rumah sudah ada pembagian tugas
antar suami-istri…lakukanlah tugas pasangan anda, buatkan kopi untuk
rekan kerja di samping anda yang sibuk dengan deadline-nya, pijat orang
tua anda dengan sayang, dll. ada banyak hal-hal kecil seperti ini yang
impactnya luar biasa gede
- Rencanakan hal-hal yang menyenangkan
buatlah planning untuk melakukan sesuatu
yang menyenangkan, entah itu liburan bersama, makan bareng
keluarga/teman. Planning itu tidak harus sebulan lebih awal, bisa juga
planning nonton bareng teman-teman untuk nanti malam…
- Luangkan waktu bersama teman
Melakukan sesuatu bersama teman-teman
adalah bagian yang menyenangkan dari poin ketujuh. Namun ada kalanya
seorang teman hanya ingin duduk dan berkeluh kesah. Dengarkan curahan
hatinya, jadilah pendengar yang baik. Jika ia meminta saran, bro/sis
lebih baik fokus pada solusi yang bisa dia lakukan bukan pada masalah
yang dia hadapi
- Sebelum tidur, ingat hal-hal baik yang anda lakukan hari ini
ini adalah mental reward yang anda
asupkan pada pikiran. poin ke delapan ini sangat berhubungan dengan 2
poin paling akhir. sepanjang hari kita telah melalui banyak hal bukan ?
yang bagus dan yang buruk… Nah jangan ingat-ingat dan menyesali hal-hal
buruk yang sudah terjadi. karena ketika anda tidur nanti hal-hal yang
buruk itu akan terus menggangggu anda di bawah sadar. Sebaliknya,
pujilah diri ana sendiri karena sudah survive dari hal-hal yang tidak
menyenangkan yang telah terjadi. ingat-ingat apa saja “prestasi baik”
yang telah anda lakukan. catat hal-hal kecil sekalipun bahkan yang
menurut anda tidak signifikan.
- Sebelum tidur, berafirmasi hal-hal yang baik
poin ke sembilan dan kesepuluh saya
ambilkan dari buku “Money and Law of Atrraction” . Ini adalah cara ampuh
“mencuci otak” yang perlu dilakukan untuk membersihkan pikiran bawah
sadar anda dari sampah-sampah mental ( ketakutan, kecemasan, kemarahan,
dll). Caranya gampang, afirmasikan ini :
Malam ini saya tertidur dengan nyenyak. Tubuh dan pikiran saya dipulihkan dan besok saya bangun dengan sangat bugar untuk menyongsong hal-hal baik dan menyenangkan !
Kata-katanya modif aja sendiri ya, bisa
ditambahkan dengan “perlindungan Tuhan” ,dll , Yang pasti ucapkan di
dalam hati dengan keyakinan dan feel good about it !
- Bangun keesokan harinya dan awali hari dengan affirmasi hal-hal baik
Nah setelah bangun pagi, jangan langsung meloncat turun dari ranjang. Tapi ucapkan ini :
Wah luar biasa ! Badan dan pikiranku segar sekali ! Ok saya siap menyambut hari baru yang penih hal-hal baik bagiku !
10 Hal Yang Membuat Orang Tua Bahagia
Seperti
apapun orang tua, mereka banyak berjasa pada kita. Kita tidak akan
pernah ada tanpa mereka. Kita tidak seperti kera sakti yang tercipta
dari sebuah batu. Bahkan bukan hanya itu saja, mereka rela melakukan apa
saja untuk membuat kita tumbuh besar menjadi anak yang baik.Baik secara langsung atau tidak mereka (orang tua) selalu mengajarkan pada kita tentang cara menjalani kehidupan. Bagi yang masih memiliki orang tua sebaiknya bersyukur karena banyak orang di luar sana yang tidak memiliki ayah, ibu, atau bahkan tidak keduanya. Beberapa diantara mereka sangat terharu ketika melihat satu keluarga utuh sedang pergi bersama. Bahkan ada juga yang hampir menangis karena itu.
Meskipun begitu, banyak sekali anak yang tidak bersyukur bahkan yang lebih parah lagi tidak mengakui orang tuanya dan menjadi anak durhaka. Tapi tentu saja hal itu tidak terjadi pada diri kamu saat ini. Meskipun baru niat, pasti ada dihati kamu rasa untuk membuat orang tua bahagia. Atas dasar semua itu, berikut hal-hal yang bisa membuat orang tua bahagia.
1. Bangun pagi dan menyapa orang tua dengan senyuman.
2. Bicara yang lembut pada orang tua dan tidak membentak mereka.
3. Bantu pekerjaan rumah meskipun sepele walau orang tua tidak menyuruh.
4. Pamit ketika mau pergi dan memberi salam ketika pulang.
5. Tidak membuat mereka sedih atau khawatir.
6. Taat beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
7. Jadi anak pintar.
8. Turuti nasihat mereka jangan suka membantah.
9. Jangan terus membela diri jika salah.
10. Membuat mereka bangga dari tingkah lakumu.
11. Tunjukan bahwa kamu bahagia tinggal di Rumah.
12. Berprestasi di sekolah atau tempat kerja.
13. Bersikaplah dewasa.
14. Jangan banyak menuntut.
15. Bangga dengan pekerjaan orang tua karena dengan pekerjaan mereka bisa membuatmu hidup sampai saat ini.
16. Terbuka untuk masalah yang orang tua perlu tahu.
17. Jika bisa, wakili mereka dalam beberapa hal agar orang tua bisa istirahat.
18. Sesuaikan keinginanmu dengan kemampuan orang tua.
19. Hibur orang tua saat mereka galau
20. Jadilah orang hebat dan tidak membuat malu mereka.
Intinya jangan mengecewakan orang tua dan buat mereka bangga, jadi kamu tidak harus mencari cara yang sulit untuk membahagiakan orang tua. Sesuaikan dengan kemampuan juga keadaan dan mulailah dari hal kecil yang sudah disampaikan. Ada yang mau menambahkan?.
Langganan:
Komentar (Atom)









