Ekspresi Sumber :http://ekosutris.blogspot.com/2013/05/kumpulan-gadget-unik-dan-lucu-untuk.html Copyright ekosutris.blogspot.com | Anda Buka 1 Wawasan Anda Baca | Batman Begins - Help Select

Pages

Subscribe:

Data Pengunjung

About Me

Followers

Rabu, 19 Februari 2014

Tampubolon



PENJELASAN POMPARAN SAPALATUA 
TAMPUKNABOLON (TAMPUBOLON) TENTANG SIRAJA PARMAHAN SILALAHI
SUATU UPAYA PELURUSAN TAROMBO”
Dalam rangka mendapatkan kebenaran yang sejati atas tarombo Raja Silahisabungan, Siraja Bungabunga Silalahi (Silalahi Raja Parmahan) telah berlangsung pertemuan antara Pomparan Sapala Tua Tampuk Bolon (Tampubolon) dengan Pomparan Silahi Raja (Silalahi)
Pertemuan tersebut dilakukan sabtu 13 November 2010, di Tolping, Kabupaten Samosir. Sekitar seratus orang menghadiri acara tersebut yang berlangsung dengan tertib, penuh kekeluargaan dan dinamis.
Selain Pomparan Silahi Raja yang ada di Tolping, juga hadir dari Balige, Riau, Jakarta dan Bandung. Disamping itu hadir anggi doli Pomparan Siraja Tambun, dan juga dari kalangan pihak boru.
Dari pihak Raja Tampubolon hadir sepuluh orang yang mewakili pomparan Tuan Sihubil, pomparan ni Raja Mata Ni Ari, Pomparan ni Raja Apul, dan Pomparanni Raja Siboro, dalam Rombongan Raja Tampubolon, terlihat hadir Drs Sahala Tampubolon mantan Bupati Toba Samosir pertama.
Kelihatannya acara tersebut sudah merupakan suatu kerinduan selama ini . hal ini ditandai dengan suasana sukacita yang penuh dengan senyum, diantara namar hahamaranggi pomparan Silahi Raja (Silalahi) dengan Raja Tampubolon.
“Horas di Pomparanni Ompunta” ujar rombongan Raja Tampubolon, begitu tiba menginjakkan kaki diarea tempat pertemuan. Bersalam-salaman yang hangat diantara yang hadir, menjadi awal pertemuan tersebut, dengan sambutan Horas yang menggema.
Acara dimulai dengan penyerahan “ Pogu ni sipanganon” dari pihak Silalahi kepada hahadoli Tampubolon. Dilanjutkan dengan makan siang bersama dan pembagian parjambaron sesuai tatanan adat budaya Batak.
Pertemuan tersebut merupakan yang ketiga, diantara keturunan Silahi Raja (Silalahi) meliputi Siraja Tolping, Bursok Raja, dan Siraja Bungabunga. Dan kedatangan Siraja Bungabunga dalam dua pertemuan sebelumnnya, mengandung banyak arti, karena sekaligus melakukan kunjungan Ziarah ke Tambak Raja Silahisabungan.
Dikatakannya, pertemuan ketiga itu menjadi mengandung banyak arti bagi keturunan Silahi Raja (Silalahi), berkat kedatangan haha doli Raja Tampubolon. Pertemuan yang sangat bermakna ini, harus ada tanda dan dimateraikan.

SELALU BERSATU
Setelah itu masing-masing perwakilan dari Siraja Tolping, Bursok Raja dan Siraja Bungabunga memberikan kata sambutan. Mereka semua menyatakan “Nunga jumpa na jinalahan, mulak tondi tu ruma”. Untuk itu berdasarkan pertemuan tersebut, pomparan Raja Silahisabungan supaya selalu bersatu sisada tortor, sisada tahi tu dolok tu toruan dalam setiap kegiatan.
Dari pihak Siraja Tolping menyatakan, pertemuan tersebut menjadi bernilai, karena sebelumnya telah dilakukan Ziarah ke Tambak Silahisabungan . diharapkan agar pertemuan tersebut bukan sampai disitu, harus diteruskan. Sehingga dapat ditemukan tanda atau wujud dari kegalauan hati, tentang pelurusan tarombo Raja Silahisabungan yakni keberadaan Siraja Bungabunga Silalahi.
Pihak Bursok Raja mengatakan sangat terharu dengan perjuangan Pomparan Siraja Bungabunga dalam menyatukan asal usul yang sebenarnya.
Mereka berharap Tuhan mendengar, Sahala ni ompu mendengar, agar tercapai yang di inginkan. Sehingga Tuhan menunjukkan kesatuan diantara pomparan Raja Silahisabungan.
Menurutnya , kehadiran Raja Tampubolon merupakan tanda dari sahala ni ompu, tanda dari Tuhan, sehingga terwujud kelak yang terbaik bagi keturunan Raja Silahisabungan. Sukacita dalam pertemuan itu akan menjadi tonggak kebaikan bagi keturunan Raja Silahisabungan, khususnya Silahi Raja (Silalahi).
Sedangkan dari pihak Siraja Bungabunga dalam sambutannya menyatakan, rasa terima kasih kepada Siraja Tolping dan Bursok Raja yang mempertemukan Silalahi dengan Tampubolon. Selama ini mereka selalu bertanya-tanya kenapa ditugu Paropo tidak ada tercantum Siraja Bungabunga.
Dia berharap agar Tuhan menunjukkan jalan bagi mereka, sehingga apa yang dicari selama ini dapat ditemukan demi lurusnya permasalahan tarombo tersebut.
Mereka dari tiga Ompu sudah sepakat agar haha doli Raja Tampubolon membuka hati dan menjelaskan keberadaan Siraja Bungabunga.
Perwakilan anggi doli Siraja Tambun menyatakan, agar Pomparan Silahi Raja (Silalahi) selalu bersatu. Dia berharap roh nenek moyang (sahala ni ompu) mendengar, sehingga seluruh keturunannya bersatu dimanapun berada.

DONGAN SAPADAN
Dari pihak Raja Tampubolon menyatakan, menyambut baik keinginan Siraja Bungabunga, agar dijelaskan bahwa mereka adalah satu dengan Siraja Tolping dan Bursok Raja. Sehingga jelas kedudukan dari saat ini hingga masa mendatang, jadi kalau ada pergumulan, selalu satu hati dan satu pendapat. “Tampakna do rantosna, rim ni tahi do gogona,” ujarnya mengungkapkan salah satu filosofi orang Batak.
Mereka menyatakan apa yang diungkapkan itu, berdasarkan apa yang mereka dengar dari nenek moyang secara turun-temurun. Biasanya setelah panen, ada kegiatan yang dilakukan nenek moyang masa dulu yakni “Patasimangot” seperti istilah Partangiangan saat ini. Hal tersebut bertujuan agar apa yang dipelihara dapat berkembang dan apa yang dikerjakan dapat berjalan baik.
Selanjutnya pada kesempatan ini seorang tua-tua Tampubolon memaparkan hal-hal sebagai berikut : suatu ketika setelah panen, berencana Sibagot ni Pohan bersama adiknya Sipaet Tua, Raja Silahisabungan dan Raja Oloan . Adiknya yang satu lagi Raja Hutalima tidak ikut serta, karena sudah tidak ketahuan rimbanya.
Sibagot ni Pohan menyuruh adiknya yang tiga orang untuk mencari tiang borotan dan sanggul borotan ke hutan. Sipaet tua berjalan kearah Timur, sedangkan Raja Silahisabungan dan Raja Oloan berjalan kearah Barat.
Setelah ditemukan yang dicari, ditetapkan waktu untuk melaksanakan “Patasimangot”. Anehnya mereka berencana akan tiba ditempat, kalau acara sudah berakhir. Karena sampai hari yang ditetapkan, dimana raja adat dan undangan sudah hadir , ketiga adinya belum tiba. Akhirnya Sibagot ni Pohan menyelenggarakan sendiri acara tersebut.
Setelah acara selesai, ketiga adiknya dating. Mereka rebut dengan argumentasi masing-masing, karena Sibagot ni Pohan menyelenggarakan sendiri acara tersebut. Akhirnya mereka berpisah, dan ketiga adinya meminta harta pembagian. Berangkatlah Sipaet Tua kearah Timur sedangkan Raja Silahisabungan dan Raja Oloan kearah Barat.
Ketika terjadi kemarau (haleon) di Balige raja, dimana semua tumbuhan mati, maka mereka meminta petunjuk kepada datu panuturi. Dimintakan bahwa Sibagot ni Pohan harus bertemu dengan ketiga adiknya. Hal ini mustahil dapat dilakukan, karena mereka sudah berpisah dengan perbedaan pendapat.
Akhirnya ditemuilah pomparan Silahi Raja (Silalahi) di Samosir untuk dating bersama-sama ke balige. Berangkatlah Siraja Tolping, Bursok Raja dan Siraja Bungabunga dengan menaiki perahu.
Dalam perjalanan ditengah laut Siraja Tolping dan Bursok Raja melompat dari perahu. Sehingga yang tinggal Siraja Bungabunga dan langsung di rangkul. Karena memang dia lebih kecil diantara ketiganya. Dibawalah siampudan ini untuk sebuah bukti. Setelah berada di suatu tempat, langit menghitam, hingga mereka tiba di Sonak Malela Balige.
Begitu banyak orang yang menantikan kedatagannya . diturunkanlah Siraja bungabunga dari perahu yang disambut dengan antusias banyak orang dengan ucapan oras…Horas…Horas….walau mereka sendiri di guyur hujan. Dibawalah Siraja Bungabunga ke kampong(huta) dan diberkati karena dia pembawa berkat. Berhentilah kemarau di Balige Raja.
Sampai tiba waktunya Siraja Bungabunga harus dikembalikan. Tetapi anak Sibagot ni Pohan keberatan. Karena awalnya mereka membawa tiga orang, sedangkan yang tinggal hanya satu orang. Mereka berikir bahwa Siraja Tolping dan Bursok Raja sudah meninggal di tonga tao.
Ketika itu Tuan Sihubil belum memiliki anak, padahal adiknya sudah memiliki cucu. Akhirnya Siraja Bungabunga diserahkan kepadanya untuk dijadikan menjadi anaknya . setelah Siraja Bungabunga diain menjadi anaknya, Tuan Sihubil ternyata menjadi memiliki anak. Diapun berkata “bah, nunga apala “tua” ahu hape tubu ma hape tampukni pusu-pusu urat ni ate-ate”, atas dasar inilah dibuat nama anaknya Apala Tua Tampuk Bolon.
Setelah Siraja Bungabunga dewasa dia dinikahkan ke boru Pasaribu yang merupakan maen Tuan Sihubil. Diapun membuka kampong (manjae) ditanah Silalahi yang ada di Hinalang.
Jadi datanglah Tuan Sihubil, dibawa anaknya Apala Tua Tampuk Bolon dan Siraja Bungabunga, sehingga dibuatkanlah Padan (kesepakatan) Ingkon sisada bulung di anak dohot boru, sisada odung-odung , sisada partinaonan. Imapadantu tu hamu. “Marpadan ma Tampubolon dohot Silalahi,” itulah perjalanan Siraja Bungabunga, hingga dia bisa sampai ke balige.
Maka atas dasar ini, kalau ada Tampubolon yang berpesta selalu diberi jambar kepada dongan sapadan Silalahi dan boru Silalahi. Hal ini tidak pernah tidak dipanggil, dalam setiap pelaksanaan pesta adapt Tampubolon.

HARUS DI JANGKON
Ada sebuah kisah yang terungkap dalam pertemuan tersebut, dulu ompu sumedang menaiki perahu ke Pangururan . Dalam perjalanan mereka berhadapan dengan si tolu butuha (angin kencang, hujan lebat,dan ombak besar) perahu bergoyang-goyang hampir menenggelamkan penumpangnya. Mereka menyatakan, “bah namboru nauli basa, paso hutur-huturmi, mardalan hami saonari,” angin, hujan dan ombak lantas langsung berhenti saat itu.
Titah(tona) nenek moyang Tampubolon kepada pomparannya, bahwa mereka harus mendahulukan boru Silalahi dari pada boru Tampubolon. Hal ini menunjukkan bahwa mereka sisada boru. Sehingga membuat mengingatkan generasi penerus, agar mereka mengetahui tarombo yang sebenarnya antara Tuan Sihubil dengan Siraja Bungabunga Silalahi. Mereka berikrar akan mengingat padan dan berbuat yang terbaik khususnya sesama keturunan Silahi Raja (Silalahi) kepada Tampubolon.
Hal ini yang membuat Tampubolon ingat terus. Dan selalu lebih dekat kepada boru Silalahi dari pada boru Tampubolon. Karena sampai korban namborunya siboru Deang Namora Nauli Basa.
Diingatkan bahwa padan Tampubolon tidak hanya kepada Siraja Bungabunga, tetapi kepada seluruh marga Silalahi, karena padan ni anggina, nadohot do i padan ni hahana.
Pada akhir acara Marudin Silalahi menyampaikan, bahwa pengrusakan tarombo ini semakin nyata sejak terjadi tahun 1968. sekarang pomparan Siraja Bungabunga sudah kembali bertemu, maka Siraja Tolping dan Bursok Raja harus manjangkon(menerima). “jangan hanya bernyanyi Saimulak Sai mulak…tetapi tidak diterima,” Ujarnya.
Dikatakannya selama ini Siraja Bungabunga sudah pulang, tetapi selalu di halau ditengah jalan (terkesan dihilangkan) akhirnya harus dicari.
Dia juga terlihat semangat berbicara, seperti memiliki energi setelah menerima penjelasan dari Raja Tampubolon. Padahal usianya sudah mencapai 70 tahun. Hal ini timbul, karena dia melihat tidak ada perbedaan pendapat diantara mereka pomparan Silahi Raja (Silalahi) “diboto hamu do umbahen na semangat ahu, ai hamu do ahu, ahu do hamu,” katanya sambil bercanda.
Acarapun berakhir setelah ditutup dengan doa oleh haha doli Tampubolon.
Tiga cucu langsung Tuan Sihubil adalah Raja Mataniari, Raja ni Apul, serta Raja Siboro. Dewasa ini keturunannya menggunakan marga Tampubolon, Silaen, dan Baringbing, serta sebutan tambahan yang menyertai marga. Seperti halnya percabangan pohon, marga-marga itu seringkali masih mencirikan asal usulnya.
Belum diketahui sekitar tahun berapa masing-masing marga mulai digunakan. Akan tetapi secara umum dalam masyarakat Batak, pendirian marga adalah urusan besar yang sangat serius. Keinginan ini mengharuskan kesepakatan bersama, serta bermacam upacara rituil Batak kuno. Upacara-upacara itu dilarang pemerintah Hindia Belanda, serta sangat ditentang agama Kristen dan Islam yang dianut kemudian. Pada abad ke 20 tidak ada lagi marga baru yang muncul.
Tanpa bermaksud menghalangi kebebasan pribadi, Tarombo On-line menambahkan marga dibelakang nama para keturunan Tuan Sihubil. Semua marga dianggap mulai digunakan pada generasi 10 setelah Tuan Sihubil.
Tampubolon Baringbing (Barimbing)
Raja Mataniari memperoleh 4 anak lelaki dan 4 anak perempuan melalui istri pertama (boru Hinalang). Anak pertama: Ompu Rudang Nabolon tidak berketurunan. Boru ke empat: Siboru Ari juga tidak berkeluarga. 
  
Anak ke dua: Ompu Sidomdom bermukim di Siguppar (kecamatan Silaen sekarang), selanjutnya keturunannya menyebar ke Sipahutar dan Humbang. Anak ke tiga: Simangan Didalan bermukim di Onan Runggu (kecamatan Sipahutar sekarang). Anak ke empat: Ginjang Niporhas bermukim di Baligeraja (Balige). Keturunannya kemudian menyebar ke Meat, Tampahan, Lobutolong dan Lintongnihuta (kecamatan Sipahutar) sampai ke Hutabagot dan Lumbangaroga di kecamatan Pahae.
Keturunan ketiga ompu tersebut dikenal dengan sebutan Baringbing. Ini bermula dari tradisi menggunakan jengger ayam (baringbing) di tengah tanduk kerbau sebagai penghias di bagian depan atas rumah. Pada prakteknya sampai paruh pertama abad 20 penggunaan Tampubolon sebagai marga masih dominan, dengan Baringbing sebagai sebutan tambahan. Di kemudian hari, sebagian keturunan sudah menggunakan Baringbing (Barimbing) saja sebagai identitas marga di belakang nama seseorang. Dengan demikian dewasa ini ada keragaman penggunaan marga pada keturunan tiga ompu tersebut.
Silaen
Dari istri kedua (Boru Sitorus), Raja Mataniari mendapat 2 anak lelaki yaitu Soddiraja (anak ke 5) dan Badiaraja (anak ke 6). Keturunan Soddiraja di kemudian hari menggunakan marga Silaen. Badiaraja pergi merantau ke Lobu Simataniari dan masuk kedalam marga Sitompul. Ikrar dan perjanjian (parpadanan) ketika itulah yang mengikat Tampubolon dan Sitompul sebagai Dongan Saboltok yang dipersamakan sebagai saudara kandung.
3      4      (sundut). 
Raja Mataniari 
      Ompu Rudang Nabolon 
      Ompu Sidomdom         >> Tampubolon (Baringbing) 
      Simangan Didalan      >> Tampubolon (Baringbing) 
      Ginjang Niporhas      >> Tampubolon (Baringbing) 
      Soddiraja             >> Silaen 
      Badiaraja             >> masuk ke Sitompul 
      Alang Pardosi         >> Pohan (Barus) 
      Raja Unduk            >> Barus (Karo)
Pohan (Barus) serta Barus (Karo)
Menjelang usia lanjut, Raja Mataniari pindah ke Barus. Saat itu Barus sudah menjadi wilayah bisnis, dimotori para pedagang Tamil dan Arab yang datang atau menetap disana, sehingga banyak menarik perantau. Raja Mataniari menjadi orang berpengaruh, menguasai tanah-tanah di Tukka Dolok dan Tukka Holbung, serta mendapat gelar Raja Tungtungan. Di Barus, melalui istri ke tiga (Boru Borbor), lahir dua anak lelaki: Alang Pardosi (anak ke 7) dan Raja Unduk (anak ke 8). Raja Mataniari meninggal dunia dan dimakamkan di Barus.
Keturunan Alang Pardosi bergabung menggunakan marga Pohan Barus bersama keturunan kakek moyangnya (Sibagot ni Pohan) yang sudah lebih dahulu disana, dan yang tiba kemudian. Dengan demikian marga Pohan Barus tidak seluruhnya keturunan langsung Tuan Sihubil.
Raja Unduk pergi berkelana dari Barus ke tanah Karo dan mendirikan kampung Barus Jae. Keturunannya menggunakan marga Barus di tanah Karo, atau lebih dikenal dengan Karokaro Barus serta Karokaro Sitepu.
Tampubolon Sibolahotang, Sitappulak, Ulubalang Hobol, dan Sitadduk
Sebagian keturunan Raja ni Apul memakai marga Tampubolon disertai sebutan Sibolahotang atau Sitappulak, yaitu keturunan melalui Raja Marburak dan Pangahut.
3      4      5      6      (sundut). 
Raja Niapul 
      Tuan Sumandar. 
            Raja Sihajut 
                  Raja Marburak >> Tampubolon (Sibolahotang) 
                  Pangahut      >> Tampubolon (Sitappulak) 
            Ulubalang Hobol     >> Tampubolon (Ulubalang Hobol) 
                  Pamottang 
      Raja Sitadduk             >> Tampubolon (Sitadduk) 
            Partano 
            Ompu Surungan 
                  Ama Surungan
Sebutan Sibolahotang digunakan oleh keturunan Raja Marburak. Tidak diketahui tepatnya pada generasi ke berapa kebiasaan itu dimulai. Sebutan ini berkaitan dengan dusun Sibolahotang di dekat Balige sekarang, walaupun sebutan itu tidak sepenuhnya tepat. Dari empat cucu Raja Marburak, hanya tiga yang mendirikan pemukiman di dusun Sibolahotang. Cucu pertama (Lobuhole) bersama anak-anaknya tidak bermukim di Sibolahotang. Ompu Niogit bermukim dan menyebar dari Lumbanjulu (di kecamatan Sipahutar sekarang). Ompu Lattang bermukim dan menyebar dari Banjarbagot, Siguragura (kecamatan Habinsaran sekarang).
6      7      8      9      (sundut). 
Raja Marburak 
      Paduppas 
            Lobuhole. 
                  Arjang alias Ompu Niogit. Ds Lumbanjulu, kc Sipahutar 
                  Tajap alias Ompu Lattang. Banjarbagot, kc Habinsaran 
            Ompu Tumampak. Ds Sibolahotang, Balige 
                  Pangguccang. Ds Sibolahotang, Balige 
            Pandebubu. Ds Sibolahotang, Balige 
                  Ompu Raja Hobban. Ds Sibolahotang, Balige 
                  Pametar. Ds Sibolahotang, Balige 
                  Ompu Mukkana. Ds Sibolahotang, Balige 
            Parhaloho. Ds Sibolahotang, Balige 
                  Pamuha. Ds Sibolahotang, Balige
Sebutan Sitappulak digunakan oleh keturunan Ompu Pangahut. Sebutan ini berkaitan dengan dusun Sitappulak di Balige, walaupun bukan hanya mereka yang bermukim disana. Anak dan cucu Ulubalang Hobol (mulai dari Pamottang) juga bermukim dan selanjutnya menyebar dari Sitappulak.
Patut diingat bahwa tidak seluruh keturunan Raja ni Apul menggunakan sebutan Sibolahotang atau Sitappulak pada marga Tampubolon. Sebutan itu hanya digunakan oleh keturunan Raja Sihajut. Oppu Ijolo Tappukbolon mengusulkan sebutan Ulubalang Hobol serta sebutan Sitadduk untuk keturunan Raja Ni Apul yang lainnya. Untuk menghormati beliau, sebutan itu digunakan dalam Tarombo On-line.
Tampubolon Sibulele dan Lumbanatas
Sebutan Sibulele dan Lumbanatas berkaitan dengan Dusun Sibulele serta Dusun Lumbanatas di Balige sekarang. Keduanya digunakan oleh keturunan Raja Siboro.
3      4      (sundut). 
Raja Siboro. 
      Raja Martakhuluk          >> Tampubolon (Sibulele) 
      Saribu Raja               >> Tampubolon (Lumbanatas)
Walaupun bermula dari Sibulele, keturunan Raja Martakhuluk banyak membuka pemukiman-pemukiman lain di sekitar Balige. Sebagian diantaranya dikenal sebagai "par Tanggabatu", karena bermukim di Tanggabatu, terutama keturunan melalui Tuan Pamurta (generasi 8). Dalam Tarombo On-line mereka tetap disebut Tampubolon Sibulele.

READ MORE - Tampubolon

Minggu, 16 Februari 2014

Sejarah Klub Sepak Bola Real Madrid



Real Madrid
Lambang Real Madrid C.F.
Nama lengkapReal Madrid Club de Fútbol
JulukanLos Blancos (Tim Putih)
Los Merengues (Tim Meringue)
Los Vikingos (Tim Viking)
Didirikan6 Maret 1902 (111 tahun lalu)sebagai Madrid Football Club
StadionStadion Santiago Bernabéu
(Kapasitas: 85.454)
PresidenBendera Spanyol Florentino Pérez
ManajerBendera Italia Carlo Ancelotti
LigaLa Liga
Posisi 2012–13ke-2, La Liga
Situs webSitus web resmi klub
Kostum kandang
Kostum tandang
Kostum ketiga
Soccerball current event.svg Musim ini

Awal mula (1897–1945)
Julián Palacios, presiden pertama klub pada 1900-1902.
Foto bersejarah Real Madrid pada musim 1905—1906.
Kemudian Raja Spanyol Alfonso XIII
Surat yang memberi klub predikat Royal.
Santiago Bernabéu Yeste dan kesuksesan di Eropa (1945–1978)
Alfredo Di Stéfano, memimpin klub untuk memenangkan lima Piala Eropa berturut-turut (saat ini, Liga Champions)
Real Madrid menjuarai Liga Champions pada tahun 1966.
Quinta del Buitre dan ketujuh Piala Eropa (1980–2000)
Era Los Galácticos (2000–2006)
Beckham dan Zidane dianggap "Galácticos".
Presiden baru Ramón Calderón (2006–2009)
Pertandingan Real Madrid bermain di Stadion Santiago Bernabeu pada tahun 2007.
Sukacita di antara para pemain dari Real Madrid setelah gol.
Pemain Real Madrid merayakan kemenangan gelar mereka di Supercopa de España 2008 melawan Valencia.
Periode kedua Pérez dan era Mourinho (2009–2013)
Kaká saat dipresentasikan di Stadion Santiago Bernabéu.
Cristiano Ronaldo, pemain pertama yang mencetak gol melawan setiap tim dalam satu musim di La Liga.
Era Ancelotti (2013–sekarang)
Real Madrid Club de Fútbol (pengucapan bahasa Spanyol: [reˈal maˈðɾið ˈkluβ ðe ˈfutβol]Royal Madrid Football Club), umumnya dikenal sebagai Real Madrid, adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di MadridSpanyol.
Didirikan pada tahun 1902 sebagai Madrid Football Club, secara tradisional mengenakan kostum kandang putih. KataReal ("dari kerajaan") Spanyol dan dianugerahkan ke klub oleh Raja Alfonso XIII pada tahun 1920 bersama-sama dengan mahkota kerajaan di lambang. Tim ini telah memainkan pertandingan kandang dalam 85.454-kapasitas Stadion Santiago Bernabéu di pusat kota Madrid sejak tahun 1947.
Klub ini adalah klub sepak bola terkaya di dunia dalam hal pendapatan, dengan omset tahunan sebesar €513 juta dan paling berharga, senilai €3.3 milyar. Ini adalah salah satu dari tiga klub untuk tidak pernah terdegradasi dari papan atas sepak bola Spanyol, bersama dengan Athletic Bilbao dan Barcelona. Real Madrid memiliki banyak persaingan lama, terutama El Clásico dengan Barcelona dan El Derbi madrileño dengan Atlético Madrid.
Klub memantapkan dirinya sebagai kekuatan utama dalam sepak bola Spanyol dan Eropa selama tahun 1950. Di dalam negeri, Klub ini juga merupakan salah satu klub terbaik abad ke-20 menurut FIFA. Mereka telah meraih 32 gelar La Liga, 18 gelar Copa del Rey, 8 Piala Super Spanyol, 1 Copa Eva Duarte, 1 Copa de la Liga, 9 gelar Piala Eropa/Liga Champions UEFA, 2 Piala UEFA, 1 Piala Super UEFA, dan 3 Piala Interkontinental.

Awal mula Real Madrid dimulai saat sepak bola diperkenalkan ke Madrid oleh para akademisi dan mahasiswa dari Institución libre de enseñanza yang di dalamnya termasuk beberapa lulusan dariUniversitas Oxford dan Universitas Cambridge. Mereka mendirikan Football Club Sky pada 1897 yang kemudian kerap bermain sepak bola secara rutin pada hari Minggu pagi di Moncloa. Klub ini kemudian terpecah menjadi dua pada tahun 1900, yaitu: New Foot-Ball de Madrid dan Club Español de Madrid. Klub terakhir terpecah lagi pada tahun 1902 yang kemudian menghasilkan pembentukanMadrid Football Club pada tanggal 6 Maret 1902.
Tiga tahun setelah berdirinya, pada tahun 1905, Madrid FC merebut gelar pertama setelah mengalahkan Athletic Bilbao pada final Copa del Rey. Klub ini menjadi salah satu anggota pendiri dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol pada 4 Januari 1909 ketika presiden klub Adolfo Meléndez menandatangani perjanjian dasar pendirian Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol. Dengan beberapa alasan, klub ini kemudian pindah ke Campo de O'Donnell pada tahun 1912.
Pada tahun 1920, nama klub diubah menjadi Real Madrid setelah Alfonso XIII dari Spanyolmemperbolehkan klub menggunakan kata Real—yang berarti kerajaan—kepada klub ini.
Pada tahun 1929, Liga Spanyol didirikan. Real Madrid memimpin musim pertama liga sampai pertandingan terakhir, namun saat itu secara mengejutkan mereka kalah oleh Athletic Bilbao yang menyebabkan gelar yang sudah hampir pasti diraih, direbut oleh Barcelona. Real Madrid akhirnya berhasil memenangkan gelar La Liga pertama mereka pada musim 1931—32. Real kemudian berhasil mempertahankan gelarnya pada tahun selanjutnya dan sukses menjadi klub Spanyol pertama yang menjuarai La Liga dua kali berturut-turut.
Pada 14 April 1931, kedatangan Republik Spanyol Kedua disebabkan klub kehilangan gelar Real dan kembali ke bernama Madrid Football Club. Sepakbola terus selama Perang Dunia Kedua, dan pada 13 Juni 1943, Madrid mengalahkan Barcelona 11-1 di leg kedua semi-final dari Copa del Generalísimo, Copa del Rey yang telah berganti nama untuk menghormati Jenderal Franco. Ia telah mengemukakan bahwa pemain Barcelona diintimidasi oleh polisi, termasuk oleh direktur keamanan negara yang "diduga mengatakan kepada tim bahwa beberapa dari mereka hanya bermain karena kedermawanan rezim dalam memungkinkan mereka untuk tetap di negara ini." Ketua Barcelona, Enric Piñeyro, diserang oleh fans Madrid.
Santiago Bernabéu Yeste terpilih menjadi presiden Real Madrid tahun 1943.Di bawah kepemimpinannya, Real Madrid kemudian berhasil membangun Stadion Santiago Bernabéu dan tempat berlatih klub di Ciudad Deportiva yang sebelumnya sempat rusak akibat Perang Saudara Spanyol. Pada 1953, Bernabeu kemudian mulai membangun tim dengan cara mendatangkan pemain-pemain asing, salah satunya adalah Alfredo Di Stéfano.
Pada tahun 1955, berdasar dari ide yang diusulkan oleh jurnalis olahraga Perancis dan editor dari L'Equipe,Gabriel HanotBernabéu, Bedrignan, dan Gusztáv Sebes menciptakan sebuah turnamen sepak bola percobaan dengan mengundang klub-klub terbaik dari seluruh daratan Eropa. Turnamen ini kemudian menjadi dasar dari Liga Champions UEFA yang berlangsung saat ini.
Di bawah bimbingan Bernabéu, Real Madrid memantapkan dirinya sebagai kekuatan utama dalam sepak bola, baik di Spanyol maupun di Eropa. Real Madrid memenangkan Piala Eropa lima kali berturut-turut antara tahun 1956 dan 1960, di antaranya kemenangan 7–3 atas klub JermanEintracht Frankfurt pada tahun 1960. Setelah kelima berturut-turut sukses, Real secara permanen diberikan piala asli turnamen dan mendapatkan hak untuk memakai lencana kehormatan UEFA.
Real Madrid kemudian memenangkan Piala Eropa untuk keenam kalinya pada tahun 1966 setelah mengalahkan FK Partizan 2–1 pada pertandingan final dengan komposisi tim yang seluruhnya terdiri dari pemain berkebangsaan Spanyol, sekaligus menjadi pertama kalinya dalam sejarah pertandingan Eropa.Tim ini kemudian dikenal lewat julukan "Ye-ye". Nama "Ye-ye" berasal dari "Yeah, yeah, yeah" chorus dalam lagu The Beatles berjudul "She Loves You" setelah empat anggota tim berpose untuk harian Diario Marcamengenakan wig khas The Beatles. Generasi "Ye-ye" juga berhasil menjadi juara kedua Piala Championspada tahun 1962 dan 1964.
Pada 1970-an, Real Madrid memenangi kejuaraan liga sebanyak 5 kali disertai 3 kali juara Piala Spanyol.Madrid kemudian bermain pada final Piala Winners UEFA pertamanya pada tahun 1971 dan kalah dengan skor 1–2 dari klub Inggris, Chelsea. Pada tanggal 2 Juli 1978, presiden klub Santiago Bernabéu meninggal ketika Piala Dunia FIFA sedang berlangsung di ArgentinaFIFA kemudian menetapkan tiga hari berkabung untuk menghormati dirinya selama turnamen berlangsung. Tahun berikutnya, klub mengadakan KejuaraanTrofi Santiago Bernabéu sebagai bentuk penghormatan pada mantan presidennya tersebut.
Pada awal 1980-an, Real Madrid seperti kehilangan cengkeramannya di La Liga dan mereka membutuhkan waktu beberapa tahun untuk bisa kembali lagi menuju ke atas melalui bantuan beberapa bintang baru. Keberhasilan para bintang baru tersebut kemudian disebut oleh jurnalis olahraga Spanyol sebagai era generasi La Quinta del Buitre ("Lima Burung Nazar"), yang berasal dari nama el buitre ("burung nazar"), julukan yang diberikan kepada salah satu pemain Madrid saat itu, Emilio Butragueño. Anggota lainnya adalahManuel SanchísRafael Martín VázquezMiguel Pardeza, dan Míchel. Dengan La Quinta del Buitre (kemudian berkurang menjadi empat anggota ketika Miguel Pardeza meninggalkan klub dan pindah ke Real Zaragoza pada 1986) dan pemain terkenal seperti penjaga gawang Francisco Buyo,bek kanan Miguel Porlán Chendo, dan penyerang Meksiko Hugo Sanchez, Real Madrid berhasil bangkit dan memiliki kekuatan terbaik di daratan Spanyol dan Eropa pada paruh kedua tahun 1980-an. Hasilnya juga cukup signifikan: mereka berhasil memenangkan dua Piala UEFA, lima gelarLiga Spanyol berturut-turut, satu Piala Spanyol, dan tiga Piala Super Spanyol. Pada awal 1990-an, La Quinta del Buitre resmi berpisah setelah Rafael Martín Vázquez, Emilio Butragueno, dan Míchel meninggalkan klub.
Pada tahun 1996, Presiden Lorenzo Sanz menunjuk Fabio Capello sebagai pelatih. Meskipun masa jabatannya hanya berlangsung satu musim, Real Madrid berhasil menjadi juara La Liga lewat kontribusi Roberto CarlosPredrag MijatovićDavor Šuker, dan Clarence Seedorf yang membantu para pemain lokal seperti Raul GonzalezFernando HierroIván Zamorano, dan Fernando Redondo. Real Madrid kemudian menambah amunisi dengan kedatangan Fernando Morientespada tahun 1997. Penantian mereka selama 32 tahun untuk bisa berjaya lagi di Eropa akhirnya berakhir pada tahun 1998 di bawah manajer Jupp Heynckes saat berhasil lolos keFinal Liga Champions UEFA dan mengalahkan Juventus dengan skor 1–0 berkat gol dari Predrag Mijatović.
Pada bulan Juli 2000, Florentino Pérez terpilih sebagai presiden klub. Dia berjanji dalam kampanyenya untuk menghapus utang klub sebesar 270 juta euro dan memodernisasi fasilitas klub. Namun, janji pemilu utama yang mendorong Pérez untuk kemenangan adalah penandatangananLuís Figo.Tahun berikutnya, klub mendapat tempat pelatihan yang rezoned dan menggunakan uang itu untuk memulai perakitan sisi Galáctico terkenal termasuk pemain seperti Zinedine ZidaneRonaldoLuís FigoRoberto CarlosRaúlFabio Cannavaro dan David Beckham. Hal ini diperdebatkan apakah berjudi terbayar, karena meskipun Liga Champions UEFA dan Piala Interkontinental menang pada tahun 2002, diikuti oleh Liga pada tahun 2003, klub gagal memenangkan trofi besar selama tiga musim berikutnya. Pada musim panas 2003, setelah menangkap lain gelar La Liga, Florentino Pérez dan dewan direksi menolak untuk memperpanjang kontrak pelatih Vicente del Bosque dan setelah perselisihan internal yang memaksa kapten Fernando Hierro meninggalkan klub. Mereka juga mengabaikan permintaan Claude Makélélé tentang kontrak baru dengan gaji yang lebih baik, sebagai imbalannya, Makélélé meminta permintaan transfer, dan dipindahkan ke Chelsea.
Beberapa hari setelah meraih gelar dari liga, dikelilingi dengan kontroversi. Pertama keputusan yang kontroversial datang ketika Perez memecat pelatih Vicente del Bosque, setelah direktur olahraga Real mengklaim bahwa del Bosque itu bukan orang yang tepat untuk pekerjaan itu, mereka ingin seseorang muda untuk menggoyang tim. Atmosfer buruk berlanjut ketika legenda Real serta kapten Fernando Hierro meninggalkan klub setelah perselisihan dengan manajemen, seperti yang dilakukan Steve McManaman. Namun, klub melakukan tur Asia di pra-musim dan memperkenalkan baru ditandatangani David Beckham. Perez dan direktur menolak untuk memperbaharui kontrak Claude Makélélé dengan gaji yang lebih baik, menjengkelkan Makélélé yang meminta transfer, akhirnya pindah ke Chelsea Pada hari-hari terakhir jendela transfer, Fernando Morientes meninggalkan klub dipinjamkan ke Monaco. Real Madrid, yang baru diangkat dengan pelatih Carlos Queiroz, mulai liga domestik mereka perlahan-lahan setelah menang keras atas Real Betis.
Musim 2005-06 dimulai dengan janji beberapa pemain baru - Julio Baptista (€20 Juta), Robinho (€30 Juta) dan Sergio Ramos (€30 Juta - Melepas Klausul) - tetapi pelatih asal Portugal itu tidak dapat menemukan formula yang tepat di lapangan sebagai bentuk miskin Real Madrid melanjutkan, dengan tim memukul titik terendah setelah kerugian memalukan 0-3 di tangan Barcelona di Santiago Bernabéu. Luxemburgo akhirnya akan mengundurkan diri dan penggantinya adalah Juan Ramón López Caro, secara resmi manajer Real Madrid Castilla. Sebuah kembali singkat untuk membentuk datang tiba berhenti setelah kalah dalam leg pertama perempat final Copa del Rey, 6-1 untuk Real Zaragoza. Tak lama setelah itu, Real Madrid tersingkir dari Liga Champions untuk musim keempat berturut-turut, kali ini di tangan Arsenal. Pada tanggal 27 Februari 2006,Florentino Pérez mengundurkan diri.
Ramón Calderón terpilih sebagai presiden klub pada tanggal 2 Juli 2006 dan kemudian ditunjuk Fabio Capello sebagai pelatih baru dan Predrag Mijatović sebagai direktur olahraga baru. Real Madrid memenangkan gelar La Liga pada tahun 2007 untuk pertama kalinya dalam empat tahun namun Capello dipecat. Pada tanggal 9 Juni 2007, Real bermain melawan Zaragoza di La Romareda. Pertandingan turun ke awal yang buruk ketika Real Madrid dipaksa untuk mengubah lineup mereka beberapa menit sebelum dimulainya pertandingan saat bek muda Miguel Torresmerobek hamstring selama pemanasan. Zaragoza memimpin Real 2-1 menjelang akhir pertandingan sementara Barcelona juga menang melawan Espanyol 2-1. Tantangan gelar Real tampak akan berakhir. Namun, akhir equalizer Ruud van Nistelrooy diikuti dengan menit terakhir gol Raúl Tamudo melompat gelar Real Madrid berharap kembali menguntungkan mereka. Sevilla juga ditahan imbang 0-0 tandang melawanMallorca, yang berarti bahwa kemenangan di kandang melawan Mallorca efektif akan mengamankan Los Merengues meraih gelar 30 liga Spanyol mereka. Pada musim 2007—2008, Real Madrid memenangkan liga domestik ke-31 kalinya di bawah asuhan pelatih JermanBernd Schuster.
Gelar dimenangkan pada tanggal 17 Juni, Mallorca menghadapi Real di Bernabéu, sementara Barcelona dan Sevila, yang penantang gelar lainnya, menghadapi Gimnàstic de Tarragona dan Villarreal masing-masing. Pada babak Real time adalah 0-1, sedangkan Barcelona telah melonjak ke depan menjadi 0-3 memimpin di Tarragona, namun tiga gol di terakhir setengah-satu jam dijamin Real Madrid menang 3-1 dan gelar liga pertama mereka sejak 2003. Gol pertama datang dariReyes yang mencetak gol setelah kerja bagus dari Higuaín. Sebuah gol bunuh diri diikuti oleh gol menyenangkan lain dari Reyes diperbolehkan Real untuk mulai merayakan gelar. Ribuan penggemar Real Madrid mulai pergi ke Plaza de Cibeles untuk merayakan gelar.
Pada tanggal 1 Juni 2009, Florentino Pérez kembali menjadi presiden Real Madrid dan bertahan sampai saat ini. Pérez melanjutkan tradisinya mengontrak pemain bintang dengan membeli Kaká dari AC Milan dan kemudian membeli Cristiano Ronaldo dari Manchester United yang memecahkan rekor transfer dengan harga 80 juta pound sterling.
José Mourinho mengambil alih sebagai manajer pada Mei 2010. Pada April 2011, kejadian aneh terjadi, untuk pertama kalinya, empat Clásicos itu harus dimainkan dalam rentang delapan belas hari. Yang pertama adalah perlengkapan untuk pertandingan Liga pada tanggal 17 April (yang berakhir 1-1 dengan gol penalti untuk kedua belah pihak), Copa del Rey (yang berakhir 1-0 untuk Madrid), dan kontroversial leg kedua semifinal Liga Champions pada 27 April dan 2 Mei (3-1 kekalahan agregat) ke Barcelona.
Clasico pertama kali melihat Cristiano Ronaldo mendapatkan gol pertamanya melawan Barcelona karena penalti yang diberikan kepada Madrid setelah pelanggaran ke Marcelo. Final Copa del Reymemberi Real Madrid gelar pertama di bawah Mourinho dengan sundulan Cristiano Ronaldo di perpanjangan waktu. Semifinal Liga Champions adalah mungkin yang paling kontroversial dari empat pertandingan, dengan pengusiran Pepe pada leg pertama di Santiago Bernabéu, setelah diduga "tantangan berbahaya" untuk bek Barcelona Daniel Alves. Alves dilakukan dalam tandu "tidak dapat berjalan", tapi setelah Pepe ditunjukkan memerah, Alves datang berlari kembali ke lapangan dalam hitungan detik. Setelah Pepe yang mengirimkan dari pelatih Jose Mourinho juga diusir, menerima denda dan larangan lima pertandingan. Pertandingan ini sama juga kontroversial oleh gelandang Barcelona Sergio Busquets yang ditangkap pada video mengatakan apa yang tampak seperti cercaan rasial seharusnya Madrid bek kiri Marcelo. Leg kedua tidak kontroversial sebagai yang pertama, dengan mungkin pengecualian tujuan dibatalkan untuk Gonzalo Higuaín, setelah Cristiano Ronaldo dianggap telah mengotori Javier Mascherano sebagai akibat dari pelanggaran terhadap Ronaldo oleh Gerard Piqué.
Di La Liga musim 2011-12, Real Madrid memenangkan liga, rekor waktu 32 dalam sejarah La Liga dan menyelesaikan musim dengan sejumlah catatan, termasuk 100 poin dalam satu musim, rekor 121 gol yang dicetak & selisih gol dari +89, dan 16 rekor menang tandang dan 32 secara keseluruhan menang. Di musim yang sama, Cristiano Ronaldo menjadi pemain tercepat untuk mencapai 100 gol dalam sejarah Liga Spanyol. Dalam mencapai 101 gol dalam 92 pertandingan, Ronaldo melampaui legenda Real Madrid, Ferenc Puskás, yang mencetak 100 gol dalam 105 pertandingan. Ronaldo menetapkan tanda klub baru untuk tujuan individu mencetak gol dalam satu tahun (60), dan menjadi pemain pertama yang mencetak gol melawan semua 19 tim oposisi dalam satu musim.
Setelah mengecewakan menelan kekalahan oleh Atletico Madrid di Final Copa del Rey 2013, Florentino Perez mengumumkan kepergian Mourinho di akhir musim dengan "kesepakatan bersama". Mourinho dianggap musim 2012-13 sebagai "yang terburuk dalam karir saya", di mana tim selesai, semifinal di Liga Champions, dan runner up di Copa del Rey. Mourinho kembali ke Liga Inggris dengan Chelsea, sebuah tim yang membawa Mourinho berhasil dari 2004 sampai 2007
Pada 25 Juni 2013, Carlo Ancelotti menjadi manajer Real Madrid, berhasil menggantikan Mourinho, dengan menandatangani kontrak tiga tahun.Sehari kemudian, ia diperkenalkan pada konferensi pers pertamanya untuk Madrid di mana ia mengumumkan bahwa Zinédine Zidane dan Paul Clement, keduanya akan menjadi asistennya. Pada 1 September 2013, transfer lama ditunggu-tunggu dari Gareth Bale diumumkan. Pemain Wales itu dilaporkan baru penandatanganan rekor dunia, dengan harga transfer diperkirakan sekitar €100 juta.
READ MORE - Sejarah Klub Sepak Bola Real Madrid